Awal tahun 2024 Microsoft meluncurkan Windows Server Insider build 26040—pratinjau pertama yang diberi label Windows Server 2025. Windows Server yang mengeksplorasi peningkatan dan evolusi.
Dalam Bagian ini, kami akan menginstal build Windows Server terbaru, membandingkan Windows Features dan Roles yang tersedia, serta mengkaji setiap perubahan pada modul PowerShell bawaan. Perjalanan yang informatif melalui iterasi terbaru Windows Server!
Instalasi Windows Server 2025: Tampilan Baru
Saat menjalankan penginstal WinPE, perubahan langsung terasa. Antarmuka pengguna yang diperbarui kini lebih menyerupai penginstal Windows Client yang sudah akrab. Label lama “Microsoft Server Operating System Setup” telah hilang; sebagai gantinya, disambut dengan “Windows Server Setup” yang lebih meyakinkan. Perhatikan juga: layar pemilihan input keyboard telah dihapus.

Namun, itu bukan satu-satunya perubahan. Saat menginstal atau memperbaiki sekarang menjadi pusat perhatian. Tiga opsi sederhana—Install, Repair, atau beralih ke penginstal versi lama—tersedia. Pendekatan ini lebih intuitif dibandingkan desain sebelumnya, di mana opsi “Repair your computer” tersembunyi di pojok kiri bawah.

Meskipun kami tidak akan membahas setiap layar dalam proses instalasi, perubahan ini menunjukkan pergeseran positif. Windows Server 2025 terus berkembang, dan jauh lebih menarik.
Membandingkan Windows Features dan Roles: Apa yang Baru di Windows Server 2025
Setelah menginstal kedua versi sistem operasi, kami memulai perjalanan membandingkan fitur. Dengan menggunakan perintah PowerShell Get-WindowsFeature, mengekstrak fitur-fitur dan menggunakan Compare-Object untuk mengidentifikasi perbedaan.

NetworkATC: Perubahan Besar
Penambahan yang paling menonjol di Windows Server 2025 adalah NetworkATC—fitur yang sebelumnya eksklusif untuk Azure Stack HCI. Bagi yang belum familiar, NetworkATC menyederhanakan penerapan jaringan dengan mengikuti praktik terbaik dari Microsoft dan meminimalkan kesalahan. Pengguna mendefinisikan network intent mereka (misalnya, storage-only, lalu lintas VM, atau manajemen bersama) dan dapat mengubah pengaturan jika diperlukan. Fitur ini tidak hanya berlaku untuk host individu tetapi juga dapat diterapkan pada seluruh kluster, memastikan konfigurasi jaringan yang konsisten dan koreksi otomatis terhadap penyimpangan.
Penggemar Hyper-V di Windows Server kini dapat menikmati pengalaman jaringan yang sama andalnya dengan rekan-rekan mereka di Azure Stack HCI.
Fitur yang Dihapus di Windows Server 2025
Seperti setiap edisi Windows baru, ada beberapa fitur yang tidak lagi disertakan. Windows Server 2025 tidak terkecuali. Berikut adalah beberapa fitur yang dihapus:
- Peer Name Resolution Protocol (PNRP):
PNRP, yang sebelumnya menjadi bagian dari Windows Server, telah dihapus. Para ahli keamanan telah lama merekomendasikan untuk menonaktifkan dan menghapusnya karena kerentanannya terhadap eksploitasi seperti serangan DDoS. - SMTP Server dan Alat Pendukungnya:
Fitur ini telah masuk daftar penghapusan sejak Windows Server 2012. SMTP Server dan alat-alat pendukungnya akhirnya dihapus di Windows Server 2025.
Mengelola SMTP di konsol IIS6 (di Windows Server 2022) menjadi tantangan bagi banyak pengguna. Saat ini, alternatif seperti Azure Communication Services, SendGrid, atau pengaturan relai Postfix di Linux menjadi lebih populer.
Azure Arc Setup Feature:
Diperkenalkan di Windows Server 2022 melalui pembaruan Windows yang kontroversial, fitur Azure Arc Setup kini telah hilang.
Meskipun fitur ini dihapus, ikon taskbar Azure Arc Setup tetap ada. Untuk menghapusnya, buka HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run di registri dan hapus entri AzureArcSetup.
Meskipun dihapus, fitur ini dirancang untuk menyederhanakan onboarding Azure Arc, memungkinkan instalasi agen dan koneksi ke Azure langsung dari Windows Server.