Pernahkah Anda perhatikan bahwa Microsoft juga memiliki browser seperti layaknya Google Chrome dan Mozilla Firefox? Microsoft menghadirkan browser Microsoft Edge yang biasanya akan kita temukan pada perangkat yang berbasis pada system operasi Windows.

Microsoft Edge merupakan rebranding Microsoft dari browser Internet Explorer dengan bentuk Logo e. Microsoft Edge pertama kali dirilis dengan sistem browser berbasis HTML pada Juli 2015, dan merupakan browser default pada PC Windows pada saat itu.

Sedangkan, Microsoft Edge terbaru yang berbasis Chromium dirilis pada tanggal 15 Januri 2020 dan kompatile dengan semua versi windows maupun MacOS.

Pada awal bulan Maret 2021, Microsoft kembali merilis Microsoft Edge khusus penggunaan perangkat iPad dan Tablet Android. Microsoft Edge pada aplikasi iPad maupun Android dirancang lebih sederhana dibandingkan dengan versi desktop. Namun, Microsoft belum dapat mendukung fasilitas fitur split screen pada Android iOS, sehingga tidak ada pemanfaatan fitur multitasking yang biasanya digunakan oleh pengguna Android seperti hal nya google asisten.

Microsoft Edge versi desktop juga bukan menjadi browser favorit dikalangan pengguna internet baik pengguna windows 10 maupun MacOS. Mengapa? Karena design Edge kurang user friendly, dan tidak memberikan pengalaman browsing yang mengasyikkan seperti browser lainnya.

Inilah penyebab mengapa Microsoft Edge tidak dijadikan browser utama pada Desktop, iPad, maupun Android.

Microsoft Edge VS Browser Chrome

Seperti yang kita ketahui bahwa browser utama yang sering digunakan yakni Chrome. Microsoft edge juga tersedia di sebagian besar mesin perangkat karena diinstall secara default pada perangkat yang berasis windows.

Perbedaan Microsoft edge dengan Chrome tidaklah signifikan, pada browser masih bisa menampilkan situs web maupun aplikasi yang menjadi favorit Anda. Membuka banyak website maupun aplikasi secara bersamaan di jendela dengan tab yang terpisah. Serta dapat menggunakan mode penyamaran.

Microsoft Edge merupakan browser berbasis Chromium yang menggunakan mesin rendering blink dengan Bing sebagai mesin pencari / search engine yang default.

Google Chrome dibangun pada sistem mesin rendering blink yang open source, dengan google sebagai mesin pencari / search engine default. Mesin dasar yang digunakan oleh Chrome yakni Blink yang dikembangkan oleh Apple WebKit. WebKit merupakan bagian dari mesin open source KHTML yang digunakan oleh LinuX K Desktop Environment sebagai browser default.

Microsoft Edge menggunakan EdgeHTML rendering engine, yang di upgrade dari Internet Explorer rendering engine.

Situs Togel
depsoit 5000
linitoto
Slot Deposit 1000
deposit 1000
situs toto slot